Latest News

72 Tahun Merdeka, Indonesia Darurat Sampah Gunung

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah problematika di sektor lingkungan kian bermunculan seiring dengan meningkatnya aktifitas pendakian gunung-gunung Indonesia. Selain mengubah perilaku dan pola hidup hewan, masifnya kegiatan pendakian dalam lima tahun terakhir juga berdampak buruk pada besarnya volume sampah pendaki.

Dalam catatan komunitas peduli sampah gunung dan hutan Indonesia, Trashbag Community (TC) tak kurang dari 2,4 ton atau lebih dari 600 kantong sampah berhasil dikumpulkan dari 15 gunung di Indonesia pada gelaran operasi bersih bertajujk Sapu Jagad yang digelar pada 2015 lalu.

Dalam catatan TC, sampah plastik mendominasi dengan persentase 36 persen atau sekitar 769 kilogram, disusul sampah botol plastik 23 persen atau mencapai 491 kilogram dan sampah puntung rokok 10 persen atau berkisar 213 kilogram.

Berangkat dari katalis ini, Trashbag Community didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berencana kembali mengadakan operasi bersih, Sapu Jagad 2017 pada periode 15 - 24 Agustus 2017. Dalam gelaran dua tahunan ini, operasi bersih-bersih gunung sendiri akan dilakukan serentak di 17 gunung di Indonesia.

Dimana tujuan dari kegiatan ini dimaksudkan bukan untuk membersihkan sampah di gunung, melainkan sebagai sarana edukasi dan persuasi kepada para pelaku aktifitas pendakian gunung.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar mengatakan diperlukan kesadaran pendaki untuk menjaga kelestarian lingkungan khususnya mengenai problematika sampah di gunung.

"Volume sampah gunung akan terus meningkat jika para pendaki tidak menyadari tanggungjawabnya terhadap pelestarian lingkungan. Harus dipahami bahwa problematika sampah gunung itu bukan saja tanggungjawab pemerintah atau Trashbag Community saja, melainkan kita," ujar Nurbaya.

Sementara Ketua Pelaksana Sapu Jagad 2017, Gerry Patra Prawira memprediksi akan terkumpul sedikitnya 5 ton sampah dalam gelaran kegiatan bersih-bersih gunung tahun ini.

Selain melakukan operasi, menurut Gerry kegiatan ini juga menjadi pembelajaran betapa pentingnya dampak buruk sampah terhadap keseimbangan ekosistem ke beberapa komunitas pendaki.

"Pesan kami singkat saja, bawa pulang sampahmu karena gunung adalah salah satu tempat main kita. Jadi sudah seharusnya kita sadari, lindungi, lestarikan," kata Gerry, Jakarta, Kamis (17/8/2017).

Sebagai informasi, operasi bersih Sapu Jagad 2017 akan melibatkan sedikitnya 1.346 yang terdiri panitia dan peserta. Dimana peserta terdiri dari Siswa Pecinta Alam (Sispala), Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) pendaki hingga Kelompok Pecinta Alam (KPA) dan anggota masyarakat.

Kegiatan ini menggugah kesadaran berbagai pihak, baik jajaran pemerintahan, swasta, kelompok masyarakat dan pihak lainnya. Arif Fatullah, Senior Manager Sustainable Development AQUA Grup mengatakan keterlibatan AQUA Grup dalam aksi ini adalah sebagai dari tanggung jawab perusahaan agar bertanggungjawab terhadap sampah plastiknya.

"Sampah botol plastik dapat bermanfaat jika dikelola dengan baik. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan," ujar Arif.

Berikut daftar ke-17 gunung yang akan dilaksanakan secara serentak, Gunung Takang di Sumatera Barat. Kemudian, Taman Nasional Kerinci Seblag di Jambi. Lalu, Gunung Pulosari di Banten. Selain itu, Taman Nasional Halimun Salak du Jawa Barat. Kemudian, Taman Nasional Gunung Ciremai di Jawa Barat.

Selanjutnya, Gunung Cikuray di Jawa Barat. Kemudian Gunung Slamet di Jawa Tengah, Gunung Sindoro di Jawa Tengah, Taman Nasional Gunung Merbabu di Jawa Tengah, Gunung Lawu di Jawa Tengah.

Selain itu, Gunung Pananggunang di Jawa Timur. Kemudian, Gunung Welirang di Jawa Timur. Lalu Gunung Batur di Bali, Taman Nasional Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat, Gunung Serang di Kalimantan Barat, Taman Nasional Lorelindu (Gn.Nokilalaki) di Sulawesi Tengah dan Gunung Bawakaraeng di Sulawesi Selatan.[ris]























































































































































































































































































































































































































































































































قالب وردپرس

0 Response to "72 Tahun Merdeka, Indonesia Darurat Sampah Gunung"