INILAHCOM, Gresik - Nahas dialami dua mahasiswa asal Kabupaten Bojonegoro, Fahruddin Nurrudin (21), warga Desa Sidorejo, dan Lolamey Artikasari (19), warga Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem. Kedua mahasiswa itu meninggal dunia karena menabrak truk yang berhenti di pinggir Jalan Raya Pantura Duduksampean, Gresik.
Sepeda motor yang dikendarai Honda Vario nopol S 3378 AA ringsek saat menabrak bagian belakang truk yang dikemudikan Abdullah (40), warga Desa Kandangan, Kecamatan Duduksampean, Gresik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan lalu lintas terjadi saat kedua korban berangkat dari rumahnya. Mereka pamit hendak ke Surabaya menuntut ilmu.
Dengan mengendarai sepeda motor, mereka berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan cukup kencang. Saat memasuki Jalan Raya Pantura Duduksampean Gresik, Fahruddin yang berada di depan tidak melihat ada sebuah truk yang sedang parkir di pinggir jalan usai menyalip dari sebelah kiri.
Tabrakan maut tidak bisa dihindari, sepeda motor Honda Vario yang dikemudikan Fahruddin terpental. Korban langsung meninggal dunia di TKP dengan kondisi luka bagian kepala akibat helm yang dipakai pecah. Sedangkan, Artikasari mengalami luka parah dan meninggal dunia saat diantar menuju ke RSUD Ibnu Sina Bunder.
"Saat terjadi tabrakan korban terpental karena sepeda motor yang dikendarainya melaju dengan kecepatan cukup tinggi," ujar Slamet (50), salah seorang saksi mata, Minggu (27/08/2017).
Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Iptu Supriyono menuturkan kedua korban sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik. "Barang-barang kedua korban sudah kami amankan," katanya.
Supriyono menjelaskan pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurut dia, berdasarkan saksi mata korban kencang saat mengendarai sepeda motor.
"Sementara pengemudi truk sudah kami mintai keterangan, karena truknya yang diparkir menjadi penyebab kecelakaan," tandasnya.[beritajatim.com]
0 Response to "Dua Mahasiswa Tewas Usai Tabrak Truk di Gresik"