Memiliki masalah kesehatan dengan jantung tidak bisa disepelekan. Apalagi terkait dengan gaya hidup, penderita wajib mematuhi rambu-rambunya agar risiko terkena serangan jantung dapat dihindari. Salah satu masalah jantung adalah aritmia, yaitu adanya kelainan pada irama jantung.
Penderita aritmia memiliki keterbatasan dalam beraktivitas fisik. Mereka yang boleh melakukan pekerjaan yang melibatkan fisik terlalu berat. Namun mereka tetap harus bergerak untuk kebaikan kesehatannya, seperti berolahraga. Nah memilih jenis olahraganya yang perlu mendapat perhatian.
“Bersepeda, jogging, berenang. Sport yang sifatnya kompetitif kurang dianjurkan,” kata dr. Dicky Armein Hanafy, dokter spesialis jantung sub spesialis aritmia di RS Jantung dan Pembuluh Darah, Harapan Kita, seperti dikutip dari laman Republika.
Dan, penderita aritmia tetap diperbolehkan untuk melakukan berbagai aktivitas fisik. Batasannya terletak pada tingkat ringan-beratnya aktivitas tersebut. Penderita harus menyadari sendiri kemampuan fisiknya, jika mulai terasa lelah mesti beristirahat. Menurut Prof Yoga Yuniadi selaku dokter spesialis jantung, semua aktivitas penderita sebaiknya di tingkat moderat.
“Pada dasarnya boleh melakukan aktivitas fisik apapun. Namun harus dilihat dulu jenis kelainan aritmianya bagaimana. Paling tidak aktivitas fisik tingkat moderat,” ujar Prof Yoga.
0 Response to "Ini Jenis Aktivitas yang Boleh Dilakukan Penderita Gangguan Irama Jantung"