Kimi Raikkonen tetap bertahan di Ferrari sampai F1 2018 selesai. Dengan demikian, musim depan, tim Kuda Jingkrak tidak akan mengubah komposisi pebalap mereka, tetap terdiri dari Raikkonen dan Sebastian Vettel. Sebelumnya, menyusul performa sang pebalap Finlandia yang kurang memuaskan, ada isu kontraknya bisa dihentikan ketika musim ini berakhir.
Kimi Raikkonen, juara dunia 2007 yang akan berusia 38 pada bulan Oktober nanti, akan habis kontraknya per Desember 2017 nanti. Kondisi ini membuat banyak pesaing yang mengincar tempat duduknya di Ferrari. Bukan apa-apa, musim ini Ferrari sudah bangkit, bahkan mampu melebihi tim yang dalam tiga tahun terakhir sangat dominan, Mercedes.
Di sisi lain, Kimi Raikkonen sedang berada di bawah performa terbaik. Dia belum pernah memenangi balapan sejak menyeberang ke Ferrari; dan terakhir kali merasakannya di Lotus pada 2013. Urusan poin di klasemen F1 2017, sang manusia es hanya ada di urutan kelim. Ia bukan hanya kalah dari rekan setimnya Sebastian Vettel. Tetapi juga dari Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas (Mercedes), serta pebalap Red Bull, Daniel Ricciardo.
Namun, Ferrari menyiratkan bakal mempertahankan Kimi Raikkonen. Bukan apa-apa, komposisinya dengan Sebastian Vettel sudah sangat apik. Sang pebalap Finlandia tampak bisa bekerjasama dan mau mengalah untuk Vettel, yang musim ini berpeluang menjadi juara dunia untuk pertama kalinya sejak hengkang dari Red Bull.
Musim ini, Raikkonen dua kali finish di urutan kedua di belakang Vettel di Monaco dan Hungaria. Dia juga menempati posisi ketiga –tempat terakhir di podium– saat berlaga di GP Inggris dan Rusia. Meskipun Ferrari sempat merasa langkah Raikkonen untuk membahas kontrak cukup lambat, pada akhirnya dia adalah sosok paling tepat untuk membantu Ferrari dan Vettel. Di sisi lain, Raikkonen tampaknya akan menjalani musim terakhirnya di Formula 1 pada tahun depan …
0 Response to "Kimi Raikkonen Tetap Bertahan di Ferrari Sampai F1 2018"