INILAHCOM, Malang - Pihak kepolisian akhirnya berhasil menangkap IP (28), sopir alat berat yang kabur usai truk yang dibawanya mengalami kecelakaan maut di kawasan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
"Dia kabur bukan melarikan diri, tapi mengamankan diri dari amukan massa," kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Malang, Komisaris Polisi Deky Hermansyah, Sabtu (26/8/2017).
Iwan pergi ke tempat parkir bus di kawasan Wendit, Pakis, Kabupaten Malang setelah kecelakaan yang menewaskan empat orang dan melukai sebelas orang.
"Statusnya masih kami dalami terkait perbuatan itu, apakah dia sendiri yang bertanggung jawab atau ada yang lain. Setelah pemeriksaan dan pendalaman selesai, baru kami gelar, tentukan siapa yang harus bertanggung jawab atas peristiwa itu," ungkapnya.
Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Kertonegoro, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (25/8) sekitar pukul 16.45 WIB. Sebuah truk tronton menabrak belasan kendaraan dari sepeda motor, mobil, sampai angkutan umum. Truk yang melaju dari arah Batu menuju arah Surabaya itu hilang kendali karena diduga rem blong.
Truk akhirnya berhenti setelah menabrak dua rumah warga dan mengakibatkan kerusakan cukup parah. Selain mengakibatkan empat korban tewas, kecelakaan tersebut juga menyebabkan belasan korban mengalami luka-luka, dan sebagian besar mengalami patah tulang kaki dan tangan.
Empat korban tewas akibat kecelakaan tersebut, yakni Kuswanto (30), Warsiti (54), Winarti (35). Ketiga korban meninggal tersebut seluruhnya warga Desa Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang. Sedangkan satu orang korban meninggal lainnya bernama Sujatmiko (35), warga Sumpil Kota Malang.
0 Response to "Polisi Amankan IP, Sopir Truk Maut di Malang"