Bayern – Meski sudah menghamburkan banyak uang di musim panas ini untuk belanja pemain, rupanya Manchester City dan Paris Saint-Germain masih diragukan untuk bisa menjuarai Liga Champions. Setidaknya itulah pendapat Uli Hoeness selaku petinggi Bayern Munchen yang tidak percaya kekuatan finansial keduanya mampu berbuah piala.
Musim panas 2017 benar-benar jadi waktu yang teramat sibuk bagi City yang memang ingin berbenah total. Sejumlah pemain senior yang tidak lagi berkontribusi maksimal didepak dan sebagai gantinya The Citizens merekrut nama-nama baru berbanderol mahal. Mereka dua kali memecahkan rekor bek termahal dunia dengan pembelia Kyle Walker (50 juta Poundsterling) dan Benjamin Mendy (52 juta Poundsterling). Kiper termahal dunia pun mereka dapatkan kala merekrut Ederson Moraes (35 juta Poundsterling). Belum lagi Bernardo Silva dan Danilo yang dibeli dengan harga yang juga tidak murah (43 dan 26.5 juta Poundtsrling).
Setali tiga uang, PSG pun juga demikian. Tidak tanggung-tanggung, rekor pemain termahal di kolong langit yang pada musim panas lalu baru saja diklaim Paul Pogba mereka terobos dengan pembelian Neymar Jr. Pemain asal Brasil itu ditebus klausul pelepasannya dari Barcelona dengan nilai 198 juta Poundsterling. Meski belum melakukan trasfer mayor yang lain, langkah Les Parisiens yang berani ini sudah cukup dipandang spektakuler.
Apa yang dilakukan kedua klub di atas sebenarnya punya tujuan yang sama, yakni melebarkan sayap mereka di kancah Eropa. Setelah sukses meninggalkan jejak di liga masing-masing, baik City maupun PSG ingin bisa menjuarai Liga Champions. Gelar di kompetisi antar-klub paling bergengsi itu akan membuktikan jika status tim elite bisa diperoleh klub manapun. Akan tetapi ambisi ini rupanya hanya dianggap layaknya lelucon oleh Hoeness.
“Aku pasti selalu tertawa kalau mendengar tentang keinginan mereka untuk juara. Kecuali Real Madrid, tidak ada tim yang bisa menjadi pemenang di Liga Champions lebih dari sekali dalam beberapa tahun ini,” papar Hoeness pada Frankensport.
“Klub-klub yang boros saat ini seperti PSG dan Manchester City belumlah memenangkan apapun. Aku tidak khawatir sama sekali jika ada yang bilang yang beruanglah yang akan menang nantinya.”
Bayern sendiri berkesempatan untuk langsung menjajal kekuatan skuat mahal PSG di fase grup Liga Champions berhubung kedua tim dimasukkan dalam grup B yang juga berisikan Anderletch dan Glasgow Celtic. Die Roten akan berpeluang bentrok dengan City apabila lolos ke fase knock out.
Selain mengomentari dua rival berduitnya, Hoeness juga angkat bicara soal peminjaman Douglas Costa ke Juventus. Keputusan itu dianggapnya tepat karena sang winger Brasil tidak mempunyai karakter yang sesuai dengan klub.
“Costa tidak cocok untuk kami karena ia bertingkah seolah tentara bayaran. Itu bukan karakter kami,” tambah orang nomor satu di FC Hollywood tersebut.
Sejak gabung dari Shakhtar Donetsk pada medio 2015 lalu, Costa memang tidka bisa memenuhi potensinya. Sang winger dalam dua musimnya di Allianz Arena hanya mampu membuat delapan gol dan 12 assist di kancah Bundesliga. Rencananya ia dipinjamkan ke Juve selama dua tahun sebelum dijual secara permanen ke klub berjuluk Il Bianconeri tersebut.
0 Response to "Presiden Bayern Munchen Tertawakan Manchester City dan PSG | Zonabola.com"