Latest News

Pemanfaatan Gas Domestik Terus Naik

Petugas bersiap di area Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang Jakarta, Senin (11/9). PT Nusantara Regas, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. membangun Meter Gas Muara Karang Peaker untuk optimalisasi pasokan ke pembangkit baru PJB Muara Karang Peaker 500 MW. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA--Pemanfaatan gas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terus naik sejak 2013.

Naiknya permintaan gas dalam negeri dan menurunnya komitmen penyaluran gas ekspor menjadi penyebab naiknya pemanfaatan gas di Tanah Air. Sejak 2013 hingga 2015, pertumbuhan pemanfaatan gas domestik sebesar 9%.

Dari data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Juni 2017, tren ekspor gas kini lebih rendah daripada yang terjadi pada 2010 dan 2011.

Pada 2010, proporsi ekspor masih 4.336 billion British thermal unit per day (BBtud) dan domestik sebesar 3.379 BBtud. Pada 2011, kendati volume total penyalurannya lebih kecil, porsi ekspor masih dominan dengan 4.078 BBtud dan domestik 3.276 BBtud.

Tahun 2012, selisih porsi ekspor dan domestik semakin tipis yakni hanya sebesar 81 BBtud dari ekspor sebesar 3.631 BBtud dan domestik 3.550 BBtud.

Baru pada 2013 porsi domestik terus naik dengan serapan 3.703 BBtud dan ekspor 3.402 BBtud. 2014, 2015 dan 2016, porsi domestik berturut-turut 3.785 BBtud, 3.880 BBtud dan 3.971 BBtud ketika ekspor 3.237 BBtud di 2014, 3.090 BBtud di 2015 dan 2.894 BBtud.

Sementara, pada paruh pertama 2017 porsi domestik menyentuh 3.749 BBtud dan porsi ekspor sebesar 2.617 BBtud.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan tren peningkatan pemanfaatan gas domestik dipengaruhi terbangunnya infrastruktur gas dan lapangan gas baru.

"Beberapa hal yang meningkatkan pemakaian domestik antara lain terbangunnya fasilitas infrastruktur gas baru seperti terminal regasifikasi Nusantara Regas, onstream-nya beberapa lapangan gas baru," ujarnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (12/9/2017).

Adapun, dari sisi konsumen, pemakai gas pipa didominasi sektor industri dan ketenagalistrikan. Dari data SKK Migas, porsi industri sebesar 23,53% dengan volume terkontrak 1.758,1 BBtud dan ketenagalistrikan 13,67% dengan volume terkontrak sebesar 1.158,4 BBtud.

"Pemakai gas pipa domestik terbesar adalah konsumen industri yang kemudian diikuti oleh kelistrikan terutama PLN dan anak perusahaannya," katanya.



























































































































































































































































































































































































































































































































قالب وردپرس

0 Response to "Pemanfaatan Gas Domestik Terus Naik"