INILAHCOM, Jakarta - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mencatat penurunan laba bersih menjadi Rp1,2 triliun per 30 Juni 2017 dari Rp1,32 triliun pada periode yang sama tahun 2016.
Perseroan membukukan kenaikan pendapatan menjadi Rp2,64 triliun dari Rp2,42 tirliun. Sedangkan beban pokok pendapatan naik menjadi Rp379,47 miliar dari Rp317,03 miliar. Jadi laba bruto menjadi US$2,2 triliun dari Rp2,1 triliun.
Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (5/9/2017). Untuk beban penjualan menjadi Rp40,7 triliun dari Rp27,1 miliar. Beban administrasi menjadi Rp192,35 miliar dari Rp189,01 miliar.
Kenaikan investasi menjadi Rp51,7 miliar dari Rp109,73 triliun. Beban usaha lainnya menjadi Rp51,4 miliar dari Rp39,88 miliar. Jadi laba usaha menjadi Rp2,02 triliun dari Rp2,03 triliun.
Laba sebelum pajak penghasilan menjadi Rp1,6 triliun dari Rp1,7 triliun. Beban pajak penghasilan menjadi Rp418,94 miliar dari Rp458,06 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp1,2 triliun dari Rp1,32 triliun.
Total aset perseroan menjadi Rp27,17 triliun dari Rp25,02 triliun. Sedangkan total liabilitas menjadi Rp15,84 triliun dari Rp14,3 triliun.
Saham TOWR pada perdagangan Selasa kemarin berakhir Rp4.490 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham TOWR di Rp4.590 per saham pada penutupan 21 Agustus 2017. Sedangkan harga terendah di Rp3.200 per saham pada penutupan 13 Januari 2017.
0 Response to "PT Sarana Menara Alami Turun Laba Jadi Rp1,2 T"