Trio MSN memang sudah lenyap dengan kepergian Neymar ke PSG. Namun presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu membantah jika tidak adanya trisula maut asal Amerika Selatan itu merusak Barca. Sebaliknya, hengkangnya Neymar membuat klub Catalan mencari senjata baru di akademi mereka sendiri, La Masia.
Pertanyaan besar untuk Barcelona musim ini adalah, seberapa kuat mereka setelah Neymar pergi. Apakah mereka mampu bersaing dengan Real Madrid yang sedang memasuki era kejayaan? Jika melihat bagaimana Barca disantap Los Blancos dengan agregat 5-1 di Piala Super Spanyol 2017 jawabannya, tentu Barca tak bisa menghadapi Madrid.
Namun bagi Josep Maria Bartomeu tidak demikian. Menurutnya, Barcelona justru sedang berproses untuk tidak sekadar sebuah tim yang mengandalkan lini serang mereka semata. Tetapi, berubah jadi tim yang mengandalkan kolektivitas; yang sangat cocok dengan pelatih saat ini, Ernesto Valverde.
Kata Bartomeu, “Ini adalah kesempatan bagi Barcelona untuk mematahkan ketergantungan pada trisula (MSN) dan bertaruh pada permainan kolektif. Sekarang ada pelatih kepala Ernesto Valverde, dan ada kepercayaan total padanya. Dia bos yang percaya pada model (kolektif) Barca dan (mengandalkan) pemain (jebolan) dari (akademi) La Masia.”
Selama tiga tahun era Luis Enrique, Barcelona berhasil mendapatkan tiga gelar Copa del Rey beruntun, dua gelar Liga Spanyol, dan satu Liga Champions. Namun Bartomeu melihat, semua ini lebih berasal pada kekuatan Trio MSN, yang dari tahun ke tahun semakin dibaca lawan.
Justru ketika Neymar pergi, Barcelona bakal kembali ke era kejayaan, seperti kala Xavi-Andres Iniesta menjadi komando dari lini tengah.
Ini adalah kesempatan untuk mengakhiri Trio MSN. Trisula tersebut benar-benar bagus tapi memiliki konsekuensi (hilangnya ciri khas Barca). Ini adalah kesempatan untuk kembali ke sepak bola kolektif di lini tengah, yang secara tradisional merupakan kekuatan Barca.”
“Keluarnya Neymar, memungkinkan kami untuk memperkuat model (Barcelona), untuk tidak mengandalkan trisula (MSN) selamanya. Secara internal tidak ada pesimisme, orang mengira keluarnya Neymar melemahkan tim. Sebaliknya kami harus memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat tim.”
0 Response to "Trio MSN Sudah Lenyap, Barcelona Cari ‘Senjata Baru’ di Akademi La Masia"